Senin, 04 Maret 2013

Festival Salju Sapporo 2013 - Menikmati Festival Musim Dingin Terbesar di Jepang



Musim dingin merupakan saat-saat yang paling menyenangkan bagi turis yang berkunjung ke Hokkaido, prefektur paling utara di Jepang. Selama musim dingin yang berlangsung mulai bulan Desember hingga bulan Februari, banyak festival yang terkait dengan salju dan es diselenggarakan di setiap daerah di Hokkaido. Festival musim dingin yang paling terkenal diantaranya adalah Festival Salju Sapporo (Sapporo Yuki Matsuri / さっぽろ雪まつり).



Festival Salju Sapporo yang digelar setiap tahun pada awal bulan Februari sejak tahun 1950 kini dikenal sebagai festival musim dingin terbesar di Jepang. Di festival yang setiap tahun menarik lebih dari 2 juta wisatawan dari dalam maupun luar negeri ini, sekitar 200 hingga 300 patung salju dan pahatan es mewarnai kota Sapporo yang merupakan ibu kota prefektur Hokkaido dan kota terbesar ke-4 di Jepang.


Ice Kingdom (kiri) dan Chiang Kai-shek Memorial Hall (kanan)

Hoheikan (kiri) dan Chibi Maruko Chan (kanan)

Atraksi utama di Festival Salju Sapporo adalah patung-patung salju raksasa yang tingginya mencapai lebih dari 15 meter. Pada festival ke-64 ini, 7 patung salju raksasa dibuat berdasarkan berbagai tema yang menarik, yaitu “Ice Kingdom – A Princess with White Wings”, “Ise Jingu: A Modern Legend”, “Chiang Kai-shek Memorial Hall (Taiwan)”, “Hoheikan – Historical Guest House”, “Wat Benchamabophit – Marble Temple (Thai)”, “The Kabuki-za”, dan “Chibi Maruko Chan in Hawai’i”. Sebagai bagian dari acara tersebut, diadakan pula Kontes Patung Salju Internasional.


Wat Benchamabophit (Mable Temple) 
Patung-patung tersebut dibuat tidak hanya untuk menghibur para turis yang berkunjung, melainkan juga sebagai ajang pertukaran budaya. Misalnya, Wat Benchamabophit (Mable Temple) di Thailand dibuat dalam rangka memperingati 50 tahun setelah kerajaan Thailand mengunjungi Jepang untuk pertama kalinya pada bulan Mei 1963. Di panggung patung salju tersebut, para penari dari Thailand menari tarian tradisional dan membuat mata banyak wisatawan terpukau.

Ise Jingu: A Modern Legend

The Kabuki-za

Lalu, ada juga patung salju yang memperkenalkan tentang budaya Jepang. Patung salju raksasa “Ise Jingu: A Modern Legend” menggambarkan sebuah kisah legendaris dari salah satu kuil Shinto terkemuka di Jepang, dan “The Kabuki-za” dibuat berdasarkan gedung teater salah satu seni tradisional Jepang yang disebut Kabuki.

Patung Salju Tari Oleg Tamulilingan & Tim Indonesia

Pada tahun ini, Kontes Patung Salju Internasional diikuti oleh 11 tim dari berbagai negara di dunia termasuk Indonesia, dan umumnya para peserta membuat patung-patung salju yang menarik mengenai ciri khas dari negara mereka. Karya tim Indonesia tahun ini adalah patung penari Bali yang menggambarkan gerakan Tari Oleg Tamulilingan. Oleg berarti cantik atau gerakan indah, sedangkan Tamulilingan sebutan bagi lebah jantan yang sedang mencari madu dalam bunga. Melalui karya patung salju yang mencerminkan pasangan muda-mudi yang sedang di mabuk cinta, tim Indonesia berhasil meraih juara ke-3 dalam ajang Kontes Patung Salju Internasional ke-40.

"Snowboarding Competition" dan Konser Seorang Penyanyi asal Hokkaido

Skating Rink yang ada di tempat festival:D

Selain Kontes Patung Salju Internasional, tentu masih ada banyak lagi acara yang diadakan di Festival Salju Sapporo. Setiap hari selama festival tersebut berlangsung, lebih dari 200 acara yang menarik diadakan sampai malam hari di berbagai panggung di tempat festival tersebut, antara lain: “Snowboarding Competition (straight jump)”, lomba kuis, berbagai konser musik, dll.




Festival Salju Sapporo ini setiap tahun dilangsungkan selama seminggu pada awal bulan Februari. Dari Tokyo sampai kota Sapporo yang merupakan tempat festival tersebut jaraknya tidak terlalu jauh, hanya butuh waktu sekitar 3 jam saja dengan naik pesawat dan kereta (hampir sama dengan jarak Jakarta-Surabaya, jangan-jangan ini dibilang jauh? hehehe). Kalau ada kesempatan datang ke Jepang pada musim dingin, silakan main ke Hokkaido dan nikmati Festival Salju Sapporo:D

Patung Salju "Hidung":D

Semua foto di artikel ini diambil oleh penulis.

Referensi:
http://www.halojepang.com/sosial-pendidikan/6558-pahat-salju




Patung-patung Salju Kecil


Pahatan-pahatan Es


Suasana Malam di Kota Sapporo

Lalu, siapa bilang orang Jepang suka mengantri? 
*Di depan kios ramen yang enak, selalu ada antrian yang panajng...

Artikel Terkait:

13 komentar:

  1. Halo Om Taka~
    artikelnya keren..
    tadi malam baru beres nonton Bokura Ga Ita Kouhen, baca artikel Taka-san jadi inget pas Yano di Sapporo..
    suka banget salju.. walau belum pernah liat dan nyentuh langsung,
    salju tuh kalau di dorama romantis ho.. ho..ho
    patung salju Chibi Maruko Chan sama Doraemon lucu banget
    ( ^-^ )/ yaay
    suka bgt sama blognya.. nanti aku maen lagi kesini ya~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Shane makasi kometarnya^^ Wah ada dorama Jepang yang tempat syuting nya Sapporo ya menarik sekali. Oiya kapan saja silakan main ke blog saya lagi ya~:D

      Hapus
  2. ise jingu..
    keren bener, detailnya hebat..

    yang paling bikin ngakak itu patung lubang hidung..
    hahaha.. aneh aneh saja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya saya juga benar-benar kagum pada orang yang membuat patung-patung salju, terutama patung-patung salju raksasa (oiya tentu pahatan-pahatan es juga ya hehehe). Walaupun karya mereka yang terbuat dari salju dan es itu tidak bertahan lama, tapi kefanaan itulah justru menyentuh hati kita:D

      Oiya pantung salju hidung juga bagus lho, cukup menyentuh (?) hehehehe:p

      Hapus
  3. Jarang yang bahas saporo jika bicara jepang dan paket wisata pun blm banyak yang menawarkan. Senang sekali membaca blog ini, jd lbh banyak tau. Pertama tau mengenai hokaido ya dari acara kokoronotomo dan terpukau dengan otaru.

    Taka san, kalau saporo terkenal dengan wisata winter nya, apakah musim lain juga bagus? Sepertinya jadi next destination saya. (Dimimpiin dulu hahaha)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Jepang bukan hanyak terdiri dari Tokyo saja, Hokkaido juga pasti menarik bagi para turis yang berkunjung ke Jepang:D <-- suara hati seorang om-om yang tinggal di Hokkaido hehehe:p

      Oiya bagimana dengan Festival Tari Yosakoi Soran yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan Juni di Sapporo? Setiap tahun, sekitar 2 juta orang wisatawan datang ke festival itu untuk menyaksikan tari Yosakoi seperti video di bawah ini:D

      Video:
      https://www.youtube.com/watch?v=EvqgqQcJFeE&list=PL4539137186C10655

      Hapus
  4. Bagaimana dengan spring dan hanami? Atau sakura. Bulan apa biasanya mekar di saporo? Rasanya sayang kalau ke jepang melewatkan sakura.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu saja di Hokkaido juga ada banyak tempat hanami yang terkenal (Misalnya, Taman Maruyama, Taman Asahiyama, Kuil Shinto Hokkaido, dll). Kalau di Sapporo, sakura biasanya mekar mulai dari akhir bulan April hingga pertengahan (atau akhir) bulan Mei:D

      Hapus
  5. keren negri sakura.. pengen kesana saat pestival

    BalasHapus
  6. blognya keren XD
    ijin buat referensi tugas jepang ya taka-senpai? :D
    arigatou gozaimasu~

    BalasHapus
  7. Kerennnnnn >,< kpn bsa ke jepang ??

    BalasHapus
  8. Demi apa keren bangeeet! jaadi pengen cepet cepet kesanaaa >,<

    BalasHapus
  9. Menarik sekali isi postingan ini, di bulan April 2013 kemarin, pertama kalinya(backpacker) saya Ke jepang. sayangnya hanya sekitaranTokyo,osaka,kyoto,nara sama liat salju di tateyama hehehe... untuk akses ke hokaido agak susah maskapai penerbangan di indonesia tidak ada yang langsung menuju ke Hokaido.pakai Japan Raill Pass juga gk ad yang tujuan ke hokaido hehe. mungkin Next Time kalo ad waktu dan rejeki pingin sekali main ke hokaido terutama saporo hehee.

    BalasHapus

Pengikut