Rabu, 18 Juli 2012

Panggil Kamu “Apa” atau Panggil Kamu “Siapa”?

Sekitar 2 bulan yang lalu, saya pertama kali membuat akun Twitter. Walau awalnya hanya untuk mengisi waktu luang saja, tetapi ternyata komunikasi lewat twitter ini cukup menyenangkan dan sepertinya cocok dengan saya. Karena biasanya berkicau dalam bahasa Indonesia, selama ini saya bisa berkenalan dengan teman-teman baru dari Indonesia melalui twitter (asyik!).

Namun bagi saya, ada sedikit masalah ketika berbalas-balasan mention di twitter. Karena di Twitter, penggunanya seringkali terlalu kreatif memilih ID/username-nya, makanya saya suka bingung harus memanggil apa**. Dalam komunikasi di dunia maya, memang tidak perlu menggunakan nama asli. Kalau mereka mau menggunakan nama yang “kreatif”, saya sendiri tidak berniat sengaja menanyakan nama asli mereka walau saya bingung harus memanggil apa. Di saat yang seperti itu, saya biasanya langsung menanyakan nama panggilannya: “o ya aku panggil kamu apa ya?".


**kalau penggunanya menggunakan nama asli pun, kadang-kadang saya jadi bingung, karena saya masih belum terbiasa dengan nama orang Indonesia. Apakah dia laki-laki atau perempuan? Saya harus memanggil nama yang mana kalau namanya dua kata atau lebih? Memang ada juga masalah yang seperti itu.

“Aku panggil kamu apa?” Bagaimana kesan teman-teman tentang kalimat ini? Sebenarnya kemarin seorang teman menasihati saya bahwa daripada kata “apa” lebih baik menggunakan “siapa” seperti “aku panggil kamu siapa?” karena kata “apa” sepertinya untuk benda atau hewan. Tetapi dia berkata juga “buat tanya sama orang”. Saya sendiri penasaran dengan yang mana yang benar, setidaknya terdengar lebih natural, makanya saya berkicau di twitter sebagai berikut:

“aku mau tanya: ‘panngil kamu siapa’ atau ‘panggil kamu apa’, yg mana yg lebih natural? atau ada kalimat yg lbh tepat saat tanya nama orang?”

Beruntung tak lama kemudian cukup banyak mention diberikan oleh teman-teman. Namun, sayang sekali, kebaikan hati mereka ternyata membuat saya semakin bingung. Mengapa? Berikut, sebagian dari mention-mention tersebut (urutannya tidak teratur):
  • terus kalo mau nanya nama panggil pake kalimat ini "nama panggilan kamu apa" or "aku harus panggil kamu apa"
  • panggilnya apa? atau panggilnya gimana?
  • "Kalo boleh tahu, nama kamu siapa?"
  • mending "panggil kamu apa" dari pada "panggil kamu siapa" soal nya ironis kalo di depan nya di tambahin "yang"XD.
  • sebaiknya aku panggil kamu dengan nama apa?? itu kalimat semi formal. yg gak formal, lgsung aja bilang.. nama panggilanmu siapa?
  • Klo saya tergantung tujuan tny th om. Cnth : "Km d panggil apa d sna??" dan km mau d panggil siapa?? Jd 22 nya natural aj
  • pertama, tanya nama dahulu. Setelah disebut nama lengkap, lalu tanyakan "Biasa dipanggil apa?"
  • tanya nama org atau ingin tau nama panggilannya? kalau mau tau nama panggilannya: "mau dipanggil apa?" kira-kira seperti itu hehe
  • kalau menanyakan nama : nama kamu siapa? "panggil kamu siapa" juga sering dipakai..
  • "sebaiknya saya panggil kamu apa?" Atau "biasanya kamu dipanggil apa?"
  • lbh natural kalo "panggilan kamu apa?" / "aku panggil kamu apa" :)
  • "Nama panggilan apa?"
  • banyak, contohnya: baiknya, aku panggila kamu dengan sebutan apa yakk? :D
  • aku panggil nama kamu siapa? *tadashiikotoba
  • formal: siapa nama anda? Maaf,Boleh tahu nama anda siapa? Kasual: namamu sapa? - Nama pangilanmu sapa?
  • yang enak di panggil "apa"
  • Lebih baik , "aku bisa manggil kamu siapa ?" :) itu lebih natural menurut saya hehe "
  • Siapa nama panggilan kamu :)
  • 'nama panggilan kamu siapa?' sepertinya itu lbh tepat :))
  • biasanya sih "panggilan kamu apa?"
  • lebih nyaman menggunakan bahasa non baku "nama lu siapa?" getoh..... ^^
  • "apa" itu untuk benda, "siapa" untuk org. Nama itu kata benda, jd shrusnya pakai
  • Kl mau lbh natural: "enaknya manggil kamu apa, ya?". :D
**Di antaranya ada yang mencontohkan kalimat untuk menanyakan nama asli karena pertanyaan saya kurang jelas, tetapi sebenarnya maksud saya adalah cara menanyakan nama panggilan.Hm… saya harus pilih yang mana ya? Terus terang sampai sekarang saya masih ragu-ragu dan belum yakin. Sepertinya yang saya pelajari dari komentar-komentar di atas hanyalah bahasa Indonesia memang menarik saja hehehe. Oke teman-teman, saya akan belajar bahasa Indoneisa lebih giat lagi. Terima kasih banyak untuk semua teman yang menjawab pertanyaan saya!

10 komentar:

  1. Karuni Sutengsu18 Juli 2012 14.03

    hem,.. sebaiknya klo nanya nama panggilan :Nama kamu siapa? atau nama panggilanmu siapa?
    itu ajh cukup,..
    klo bwt nanya nama twitter atau facebook baru pakai "apa" twitter dan FB itu khan benda,..:)
    conton: nama FBmu apa ?
    intinya benda itu "apa" "siapa" itu untuk orang :)
    ohhya klo aku cukup dipanggil Karuni Ajh :)

    BalasHapus
  2. ehhh... ternyata seriusan bingung ya om ?? =p..
    kalo saya di dalam dunia maya pasti tanya "mau di panggil apa nih??"
    karna yg saya maksud dr pertanyaan itu adalah "Nama Panggilannya" .
    jd jawaban dr perntanyaan saya adalah berbentuk "title" (objek).
    makanya saya mention tergantung maksud pertanyaan hhe,
    "Siapa" untuk menanyakan Subjek
    "apa" untuk menanyakan Objek.
    Tokorode, belajar bahasa indonesianya udah pernah tentang S - P - O - K dalam kalimat kan XD??

    BalasHapus
  3. Dua-duanya sama-sama benar. Tergantung bentuk kalimatnya. Untuk memudahkan, kita bisa membandingkan dengan bahasa Inggris.
    "Who are you?" = "Nama kamu siapa?"
    "What should I call you?" = "Saya boleh panggil kamu apa?"/"Nama panggilan kamu apa?"
    - Bila menanyakan nama panggilan, bisa menggunakan "Nama panggilan kamu apa?" tapi menggunakan "Nama panggilan kamu siapa?" juga benar.
    - Untuk menanyakan nama asli, menggunakan "Nama kamu siapa?" bukan "Nama kamu apa?"
    Sebetulnya bahasa Indonesia itu bahasa yang punya grammar paling santai. Bila berbicara dengan teman yang akrab, aturan grammar bisa diabaikan. "Nama kamu siapa?", "Siapa nama kamu?", "Nama kamu apa?", "Apa nama kamu?", semuanya bisa jadi benar. Hanya beda tingkat kesopanan saja.

    BalasHapus
  4. Halo Karuni, wah terima kasih atas sarannya. Pemakaian kata "apa" dan "siapa" intinya begitu ya. Komen Karuni menarik dan membantu sekali. Kapan-kapan main ke blog saya lagi ya~:D

    BalasHapus
  5. Hai Tyo, iya bukan "ternyata" tapi "memang" saya bingung hehe:p Wah terima kasih atas penjelasannya. Penjelasan yang menggunakan "subjek" dan "objek" itu pertama kali saya lihat dan isinya juga memang menarik sekali. Oke kapan-kapan main ke blog saya lagi ya Tyo, makasih~:D
    > Tokorode, belajar bahasa indonesianya udah pernah tentang S - P - O - K dalam kalimat kan XD??
    O ya tentu saja saya tahu!:D

    BalasHapus
  6. Halo Syub, selamat datang dan terima kasih atas masukannya:D Wah ternyata menggunakan "apa" maupun "siapa", dua-duanya tidak ada salahnya, poinnya tergantung bentuk kalimatnya, begitu ya! Penjelasan yang menggunakan bahasa Inggris juga sangat menarik dan mudah dipahami.
    > Sebetulnya bahasa Indonesia itu bahasa yang punya grammar paling santai. Bila berbicara dengan teman yang akrab, aturan grammar bisa diabaikan. "Nama kamu siapa?", "Siapa nama kamu?", "Nama kamu apa?", "Apa nama kamu?", semuanya bisa jadi benar. Hanya beda tingkat kesopanan saja.
    Nah "grammar paling santai" inilah unsur bahasa Indonesia yang sangat menarik, sekaligus yang membuat saya bingung hehehe. tapi memang belajar bahasa Indonesia menyenangkan sekali buat saya. Saya akan belajar lebih giat lagi, makasih ya~:D

    BalasHapus
  7. jadi gimana taka masih bingung?
    tapi aku liat bahasa indonesia taka udah lancar banget kok. bingung2 dikit pasti bisa dimaklumin. hehehe aku juga kadang bingung juga dengan bahasa sendiri :))
    saluut sama taka bisa lancar bahasa indonesia, aku juga mau lancar bahasa jepang tapi susah. harus rajin belajar nih!!
    ngomong2 tentang "panggil kamu apa" & "panggil kamu siapa" itu sama2 benar kok. tergantung masing2 orang aja artiinnya gimana, kadang mereka punya pandangan bebeda. seperti guru bahasa indonesia disekolah aku aja kadang mereka bisa beda pendapat, padahal sama2 guru bahasa indonesia loh. hehehehe
    sebenarnya sih bahasa indonesia santai banget. kadang2 aja aku juga bingung dgn pelajaran bahasa indonesia disekolah, apalagi ujian objektif bahasa indonesia, bingung mau pilih jawaban a, b, c, d, atau e. jawaban yg menurut kita benar belum tentu benar.
    hehehe
    jadi cerita panjang.

    BalasHapus
  8. Halo Lita, iya berkat komen-komen dari teman (tentu saja termasuk Lita:D), kebingungan saya itu sudah hampir tidak ada lagi. Belajar bahasa asing memang susah buat saya, tapi sekaligus sangat menarik dan menyenangkan juga soalnya tidak hanya satu saja, tetapi juga ada banyak jawaban yang benar hehe. Seperti yang lita tulis, pokoknya saya juga "harus rajin belajar" bahasa Indonesia. Makasih banyak ya komen yang sangat menariknya:D

    BalasHapus
  9. owh menarik sekali ^^

    "saya harus memanggil apa nih?" ; "panggil saja mas, lengkapnya mas joko"
    "mbak ini namanya siapa?" ; "nama saya wati"
    itu potongan dialog yang saya rasa natural,
    jujur saja saya pribadi jarang menggunakan atau bahkan mendengar teman menggunakan frase "panggil kamu siapa/apa?" dalam percakapan sehari-hari, melainkan langsung menanyakan nama (menanyakan nama di kehidupan sehari2 adalah hal lumrah d sini) ^^

    kalau tentang panggilan, saya rasa nick yang digunakan di internet itu secara tidak langsung mengisyaratkan bagaimana dia ingin diketahui atau dipanggil oleh orang lain di internet (tentunya sebelum ada perkenalan lebih jaujh) :D

    well, entah mengapa orang jarang sekali menggunakan nama asli di internet, mungkin karena ngeri atau bahkan menggunakan nama asli itu ibaratnya seperti (maaf) telanjang di depan umum, terlalu riskan :DD

    btw, blog yang menarik mas taka ditunggu posting berikutnya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ternyata begitu ya makasih atas komentar yang menariknya^^ Nanti kalau ada kesempatan, saya akan mencoba menggunakan kalimat "saya harus memanggil apa nih?" itu.

      Iya baiklah. Kalau ada waktu, kapan saja silakan main ke blog saya lagi:D

      Hapus

Pengikut